Pasukan angkatan laut Yaman menyita sebuah kapal di Laut Merah yang membawa peralatan militer yang diduga diselundupkan dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran ke kelompok Houthi, media lokal melaporkan pada Kamis.
Kapal itu dicegat pada Rabu malam saat membawa peralatan yang digunakan dalam pembuatan drone, lapor TV Yaman, mengutip media militer Pasukan Perlawanan Nasional.
Beberapa jam kemudian, patroli angkatan laut mendeteksi lima kapal Houthi yang berusaha mendekati pulau-pulau yang menghadap jalur pelayaran internasional di Laut Merah, kata laporan itu.
Pasukan tersebut menyerang perahu-perahu tersebut dan memaksa mereka mundur ke utara menuju pantai kota Hodeidah yang dikuasai Houthi.
Sebuah drone Houthi yang melakukan pengintaian di depan pergerakan perahu juga ditembak jatuh, menurut laporan itu.
Insiden ini terjadi di tengah bentrokan yang terus berlanjut antara pasukan yang bersekutu dengan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi, yang menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara dan barat Yaman.
Yaman masih terpecah sejak Houthi merebut Sanaa pada tahun 2014, yang mendorong koalisi militer pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional pada tahun 2015.