Pasukan Israel melancarkan serangan ke Lebanon selatan pada Rabu pagi, yang merupakan pelanggaran terbaru terhadap kerangka perjanjian yang dimediasi AS, media Lebanon melaporkan.
Jet Israel menyerang kota Majdal Zoun di distrik Tyre, kata Kantor Berita Nasional (NNA) resmi Lebanon dalam sebuah laporan singkat.
Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai korban jiwa atau kerusakan properti.
Pelanggaran tersebut terjadi di tengah berlanjutnya ketegangan antara Israel dan Lebanon menyusul pecahnya babak baru permusuhan pada 2 Maret.
Israel telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Lebanon sejak 2 Maret, mengklaim bahwa mereka menargetkan Hizbullah, sementara kelompok tersebut membalas dengan serangan terhadap Israel. Kekerasan tersebut secara efektif mengakhiri perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku sejak November 2024.
Upaya diplomatik yang dipimpin AS berujung pada penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Israel dan Lebanon pada bulan Juni, yang mengatur penarikan bertahap Israel dari seluruh wilayah Lebanon yang diduduki dengan imbalan penempatan tentara Lebanon di sana dan perlucutan senjata kelompok bersenjata.