Damaskus, 23 Agustus (SANA) Ketua Komisi Nasional Keadilan Transisi Abdul Basit Abdullatif menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Kerjasama Internasional Jerman (GIZ) pada hari Minggu untuk meningkatkan kerja sama, pertukaran keahlian dan mendukung pembangunan kapasitas nasional terkait dengan jalur keadilan transisi.
Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rapat di kantor pusat Komisi di Damaskus, dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi Zahra al-Barazi dan Direktur Reparasi Ahmad Hazrouma. Delegasi Jerman tersebut antara lain Kuasa Usaha Marcus Hicken, Pejabat Bagian Politik Leah Kaufmann, Kepala Kerjasama Pembangunan, dan Katrin Luber mewakili Kementerian Federal untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan.
Diskusi terfokus pada kerja sama praktis di masa mendatang dan bidang kerja bersama untuk mengembangkan perangkat Komisi dan memperkuat kapasitasnya dalam melaksanakan mandatnya dalam melayani keadilan, hak-hak korban dan kebutuhan masyarakat, kata Komisi dalam sebuah pernyataan.
MOU tersebut merupakan bagian dari upaya Komisi untuk membangun kemitraan kelembagaan berdasarkan transfer keahlian dan pengembangan kapasitas nasional, memperkuat kemampuan lembaga-lembaga Suriah untuk melanjutkan jalur keadilan transisi dengan efisiensi dan keberlanjutan, tambah Komisi.
Sejak pembebasan tersebut, Suriah telah berupaya memperkuat jalur keadilan transisi dan mengembangkan kerangka kelembagaan. Pada tanggal 17 Mei 2025, Presiden Ahmad al-Sharaa mengeluarkan Keputusan No. 20 yang membentuk Komisi Nasional Keadilan Transisi sebagai badan hukum dengan badan hukum dan otonomi .....selengkapnya