Jumlah korban tewas akibat serangan pada Jumat terhadap pelayat yang menghadiri pemakaman di Gereja Hamoud di Provinsi Karak, Yordania selatan, bertambah menjadi delapan orang, kata menteri kesehatan negara itu pada Sabtu.
Dalam sambutannya yang disiarkan oleh TV Al-Mamlaka Yordania, Menteri Kesehatan Ibrahim al-Badour mengatakan: “Salah satu dari mereka yang terluka dalam aksi teroris masih dalam kondisi kritis.”
Pada hari Jumat, Direktur Keamanan Publik Yordania Obaidallah Maaytah mengatakan bahwa tujuh orang tewas dan 27 lainnya terluka dalam serangan itu.
Menyusul insiden tersebut, Perdana Menteri Yordania Jafar Hassan memerintahkan tiga hari berkabung nasional mulai Jumat, 23 Oktober.
Hassan juga mengarahkan agar bendera diturunkan setengah tiang di kementerian, lembaga pemerintah, dan lembaga publik selama masa berkabung.