Volume perdagangan bilateral antara Türkiye dan Suriah mencapai $3,75 miliar pada tahun 2025, naik 42% dibandingkan tahun lalu, Menteri Perdagangan Turki Omer Bolat mengumumkan pada hari Kamis.
Bolat menghadiri pertemuan bisnis di Aleppo bersama para pejabat Turki dan Suriah, anggota parlemen dan investor.
Menteri mencatat bahwa dia kembali ke Aleppo setelah lebih dari 22 tahun, mengingat kunjungan terakhirnya pada bulan Desember 2004 dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Bolat menyatakan kedua negara mencapai kemajuan positif setelah tiga pertemuan dengan para menteri Suriah selama sebulan terakhir.
Dia menekankan bahwa rezim despotik jatuh pada tanggal 8 Desember 2024, sehingga memungkinkan Suriah baru untuk melanjutkan jalurnya sebagai negara merdeka.
Pemerintah Turki bekerja di bawah instruksi Erdogan untuk memaksimalkan kontribusinya terhadap rekonstruksi dan stabilitas ekonomi Suriah, tambah Bolat.
Dia mencatat bahwa Suriah terus membangun kembali struktur negaranya di semua sektor meskipun ada embargo Barat dan tekanan militer Israel selama 20 bulan terakhir.