Ratusan pemukim ilegal Israel telah menyerbu situs yang dikenal sebagai "Makam Yusuf" di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki, dengan dikawal oleh pasukan Israel, media Palestina melaporkan.
Kantor berita resmi Palestina Wafa mengatakan pasukan Israel memasuki Nablus timur dengan puluhan kendaraan militer dan sebuah buldoser untuk mengamankan serangan tersebut.
Pasukan Israel menembakkan gas air mata ke arah wartawan dan menutup jalan menuju daerah tersebut, tambah badan tersebut.
Lokasi tersebut terletak di tepi timur Nablus, sebuah wilayah yang berada di bawah kendali administratif Palestina, dan telah berulang kali menjadi titik ketegangan utama.
Pemukim ilegal Israel mengklaim situs tersebut berisi sisa-sisa Yusuf dalam Alkitab, yang dibawa dari Mesir dan dikuburkan di sana.
Catatan dan arkeolog Palestina membantah klaim tersebut, dengan menyatakan bahwa bangunan tersebut hanya berumur beberapa abad dan mewakili makam seorang tokoh agama Muslim bernama Youssef Dweikat.
Lokasi tersebut sering menjadi tujuan pemukim ilegal Israel yang mengadakan ritual keagamaan sejak Israel menduduki Tepi Barat pada tahun 1967.
Meskipun berada di bawah pemerintahan Palestina, situs tersebut secara teratur diserbu oleh pemukim ilegal Israel yang didampingi oleh pasukan Israel, biasanya pada penggerebekan malam hari.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi Israel di Tepi Barat yang diduduki sejak dimulainya genosida di Gaza.
Serangan yang dilakukan oleh tentara Israel dan pemukim ilegal telah menewaskan 1.183 warga Palestina dan melukai lebih dari 12.000 lainnya di seluruh wilayah, serta penangkapan sekitar 24.000 orang, menurut angka resmi Palestina.