Pernyataan kelompok teror SDF pimpinan YPG yang mengumumkan pembubaran pemerintahan otonom di negara tetangga Suriah dan semua struktur militer dan sipil yang berafiliasi akan menjadi perkembangan positif jika diterapkan dalam praktik, kata menteri luar negeri Turki.
Ini adalah langkah yang akan memperkuat persaudaraan Kurdi-Arab di Suriah,” kata Hakan Fidan pada hari Rabu di Elazig, Türkiye timur, di mana ia mengadakan pertemuan dengan pejabat lokal dan anggota parlemen serta berbicara dengan wartawan.
Pembubaran ini “akan menjadi salah satu perkembangan yang berkontribusi paling besar dalam menciptakan lingkungan di mana seluruh warga Suriah dapat menatap masa depan dengan percaya diri.”
“Kami menekankan bahwa meskipun identitas suku Kurdi harus dilindungi dan tidak boleh ada penolakan terhadap identitas mereka, persatuan nasional Suriah, integritas kedaulatan, dan integritas wilayah juga harus dijaga. Kami ingin melihat hal ini tercermin dalam praktiknya,” tambah Fidan.
Dia mengatakan Türkiye tidak menganggap perkembangan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip ini bermanfaat bagi Suriah, dan menambahkan bahwa kehadiran kelompok teror YPG di wilayah tersebut telah lama menjadi tantangan tidak hanya bagi Suriah tetapi juga bagi Türkiye.
“Tetapi mudah-mudahan dalam proses baru ini kita akan menyelesaikan semua masalah ini melalui saling pengertian dan dialog. Kita akan menyelesaikannya melalui perdamaian,” kata Fidan.
Fidan mengatakan dia telah menghabiskan dua hari terakhir melakukan perjalanan melalui jalan darat melalui provinsi dan kabupaten di wilayah tersebut dan telah melihat potensi pembangunan daerah yang lebih besar.
“Pembangunan dan kemajuan daerah merupakan hak daerah ini, sama seperti hak orang lain.
“Dan di lingkungan tanpa terorisme, di lingkungan di mana senjata tidak berbicara, kita melihat betapa cepatnya kemajuan pembangunan, seberapa besar kemajuan yang dapat dicapai, dan betapa besar berkah dan peluang yang ditawarkan oleh sifat unik di wilayah timur dan tenggara Türkiye,” katanya.
Fidan mengatakan visi Türkiye memprioritaskan perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran di Türkiye, Suriah, Irak, dan wilayah yang lebih luas.
Dia mengatakan pemerintah menerapkan visi ini selangkah demi selangkah di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan.
“Mudah-mudahan, seperti yang saya katakan, pernyataan yang dibuat di Damaskus itu positif dari segi kata-katanya, tapi kalau diterapkan dalam praktik seperti yang dinyatakan, maka sangat positif,” kata Fidan.