Palestina

Komite PBB menyuarakan keprihatinan atas diskriminasi rasial atas ancaman Israel terhadap kehancuran tingkat Gaza di Lebanon

Tanggal asli: 26 Agustus 2026 19:34 Sumber: Anadolu Agency - Middle East
Komite PBB menyuarakan keprihatinan atas diskriminasi rasial atas ancaman Israel terhadap kehancuran tingkat Gaza di Lebanon

Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial (CERD) pada hari Rabu menyatakan kekhawatirannya atas pernyataan pejabat Israel yang mengancam akan menerapkan “tingkat kehancuran yang sama” di Lebanon seperti yang terjadi di Gaza dan menyerukan diakhirinya retorika yang tidak manusiawi terhadap penduduk Lebanon.

Bertindak berdasarkan Prosedur Peringatan Dini dan Tindakan Mendesak, CERD menekankan bahwa larangan diskriminasi rasial tidak dapat ditangguhkan selama konflik bersenjata.

CERD mengatakan pihaknya khawatir dengan kematian warga sipil, pengungsian massal, dan kehancuran yang meluas akibat operasi militer Israel di Lebanon, termasuk serangan udara, penembakan, dan penggunaan senjata peledak di daerah padat penduduk.

Komite tersebut juga mengutip pernyataan menteri pertahanan Israel yang menyebut "penduduk Syiah di 24 desa di Lebanon selatan sebagai musuh" sekaligus membenarkan penghancuran total rumah mereka.

Mereka mendesak Israel untuk “menghentikan penggunaan retorika yang tidak manusiawi terhadap penduduk Lebanon” dan menahan diri dari retorika yang “melegitimasi hukuman kolektif atau menghasut kekerasan.”

Lebih dari 4.300 orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 12.200 orang terluka, menurut komite tersebut.

Lebih dari 1 juta orang mengungsi dalam waktu kurang dari tiga minggu pada bulan Maret menyusul perintah pengungsian yang mempengaruhi setidaknya 189 kota dan desa, tambahnya. Lebih dari 360.000 orang masih mengungsi pada akhir bulan Juli, termasuk sekitar 27.200 orang yang tinggal di tempat penampungan kolektif.

Mereka menyatakan keprihatinan atas laporan bahwa seluruh desa di Lebanon selatan tidak dapat dihuni, dengan rumah dan infrastruktur sipil, termasuk sekolah, fasilitas kesehatan, infrastruktur air dan listrik, tempat ibadah, dan lahan pertanian, hancur akibat pemogokan dan pembongkaran.

CERD juga menyuarakan keprihatinan atas roket yang ditembakkan oleh kelompok Hizbullah Lebanon ke wilayah berpenduduk di Israel, yang menurut CERD telah menimbulkan korban sipil dan kerusakan infrastruktur sipil.

Komite tersebut meminta Israel dan semua pihak yang berkonflik untuk segera menghentikan serangan yang ditujukan terhadap, atau berdampak tanpa pandang bulu, terhadap warga sipil dan objek sipil.

CERD juga meminta Israel untuk membatalkan perintah pengungsian dan evakuasi di Lebanon serta memfasilitasi pemulangan para pengungsi dengan aman, sukarela, dan bermartabat.

Pernyataan tersebut lebih lanjut menyerukan akses kemanusiaan tanpa hambatan dan mendesak negara-negara untuk menahan diri dari mentransfer senjata atau peralatan militer jika ada risiko yang jelas bahwa senjata atau peralatan tersebut dapat digunakan untuk memfasilitasi pelanggaran hukum internasional.

Baca Sumber Asli