Moskow, 26 Agustus (QNA) - Pihak berwenang Rusia pada Rabu mengatakan bahwa dua orang tewas setelah sebuah pesawat tak berawak Ukraina menabrak sebuah rumah pribadi di wilayah Lipetsk, sehingga memicu kebakaran, sementara serangan pesawat tak berawak lainnya memicu kebakaran di pusat logistik di wilayah tetangga Tambov.
Gubernur Lipetsk Igor Artamonov mengatakan dalam sebuah postingan di X bahwa kebakaran terjadi di kediaman pribadi di wilayah Lipetsk setelah sebuah drone menabraknya, menewaskan dua orang, seorang pria dan seorang anak laki-laki berusia 14 tahun. Dua wanita juga terluka dan menerima perawatan medis, tambahnya.
Di wilayah tetangga Tambov, serangan pesawat tak berawak Ukraina memicu kebakaran di pusat logistik yang dioperasikan oleh perusahaan e-commerce Wildberries, menurut gubernur wilayah Yevgeny Pervyshov. Api menyebar di area seluas sekitar 40.000 meter persegi, katanya.
Pervyshov mengatakan para karyawan dievakuasi dari pusat logistik setelah sirene serangan udara dibunyikan, namun seorang pekerja mengalami luka ringan.
Dia juga mengatakan bahwa kebakaran terjadi di sebuah rumah pedesaan setelah sebuah pesawat tak berawak Ukraina jatuh di salah satu distrik di wilayah tersebut, dan menambahkan bahwa pertahanan udara Rusia telah menembak jatuh 16 pesawat tak berawak Ukraina di atas Tambov selama serangan semalam.
Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya telah mencegat 426 drone Ukraina semalam di beberapa wilayah.
Rusia dan Ukraina hampir setiap hari melaporkan serangan pesawat tak berawak dan perkembangan di medan perang sejak Rusia melancarkan operasi militernya di Ukraina pada Februari 2022. Klaim kedua belah pihak mengenai perkembangan dan serangan di medan perang tidak dapat diverifikasi secara independen karena permusuhan yang sedang berlangsung. (QNA)