Timur Tengah

Irak memanggil duta besar Iran atas postingan yang menampilkan peta regional

Tanggal asli: 26 Agustus 2026 15:53 Sumber: Anadolu Agency - Middle East
Irak memanggil duta besar Iran atas postingan yang menampilkan peta regional

Kementerian Luar Negeri Irak memanggil duta besar Iran di Bagdad untuk meminta klarifikasi atas postingan media sosial oleh beberapa misi diplomatik Iran di luar negeri yang menampilkan peta wilayah tersebut, Kantor Berita Irak (INA) melaporkan pada hari Rabu.

Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Wakil Menteri Urusan Multilateral dan Hukum Shorsh Khalid Said memanggil Duta Besar Iran Mohammad Kazem Al-e Sadeq atas postingan tersebut dan sikap serta komentar yang menyertainya yang “tidak sesuai dengan kedalaman hubungan antara kedua negara.”

Langkah ini dilakukan beberapa hari setelah perdebatan publik yang melibatkan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf dan mitranya dari Irak Haibat al-Halbousi mengenai penamaan perairan yang memisahkan Iran dari Semenanjung Arab.

Saat berkunjung ke Bagdad pekan lalu, Qalibaf mengunggah foto dirinya di depan peta regional menggunakan sebutan yang disukai Iran untuk jalur air tersebut. Halbousi merespons keesokan harinya dengan memposting foto di depan peta menggunakan sebutan yang biasa digunakan oleh Irak dan negara-negara Arab lainnya.

Perselisihan meningkat setelah Kedutaan Besar Iran di Kenya menerbitkan postingan yang menampilkan peta regional dan komentar tentang asal usul sejarah dan linguistik nama “Irak” dan “Baghdad.”

Dalam pertemuan tersebut, pejabat Irak menekankan pentingnya konsultasi dan koordinasi berkelanjutan antara Baghdad dan Teheran mengenai perkembangan regional saat ini dan dampaknya, khususnya bagi Irak.

Beliau juga menggarisbawahi perlunya mengatasi permasalahan dan perselisihan regional yang luar biasa melalui saluran diplomatik dan dialog dengan cara yang berkontribusi terhadap keamanan dan stabilitas regional.

Kedua belah pihak juga membahas penguatan hubungan bilateral melalui kunjungan timbal balik, koordinasi di forum dan organisasi internasional, serta kerja sama di bidang politik, ekonomi, dan keamanan.

Duta Besar Iran, pada bagiannya, menyatakan kesiapan Teheran untuk melanjutkan kerja sama dan koordinasi dengan Irak, dengan menyebutkan hubungan sejarah dan sosial kedua negara dan pentingnya konsultasi berkelanjutan mengenai isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.

Baca Sumber Asli