Palestina

Kepresidenan Palestina Mendesak DK PBB untuk Menghentikan Serangan Israel terhadap Lembaga-lembaga PBB

Tanggal asli: 26 Agustus 2026 02:45 Sumber: Qatar News Agency - General
Kepresidenan Palestina Mendesak DK PBB untuk Menghentikan Serangan Israel terhadap Lembaga-lembaga PBB

Ramallah, 25 Agustus (QNA) - Kepresidenan Palestina menuntut diadakannya konvensi mendesak Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dan tindakan mendesak untuk menghentikan serangan Israel terhadap kompleks dan lembaga PBB di Palestina.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, kepresidenan mencatat bahwa serangan ke kompleks yang dikelola UNRWA di Qalandiya jelas merupakan pertanda akan terjadinya operasi penghancuran fasilitas PBB.

Menargetkan markas besar dan lembaga-lembaga PBB di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem, merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan kekebalan lembaga-lembaga internasional, serta peningkatan eskalasi yang mengancam dan tidak boleh diabaikan, tegas pernyataan itu.

Ia menambahkan bahwa serangan-serangan ini adalah bagian dari kebijakan Israel yang metodis dan tak henti-hentinya yang ditujukan untuk menargetkan rakyat Palestina, lembaga-lembaga dan hak-hak nasional mereka, bersamaan dengan perang pemusnahan dan pengepungan yang sedang berlangsung di daerah kantong Gaza.

Apa yang terjadi di Yerusalem dan Qalandiya, lanjut pernyataan itu, adalah bagian dari kebijakan gabungan dengan tujuan depopulasi dan mengubah status quo geografis dan demografis wilayah Palestina yang diduduki.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa kebijakan ini secara luas bertujuan untuk memperkuat pendudukan dan perluasan permukiman, serta menegaskan bahwa menunda kebijakan ini di tengah kurangnya akuntabilitas internasional pasti akan mendorong pemerintah Israel untuk menuntut pelanggaran yang dilakukannya.

Lebih lanjut ditekankan bahwa kebijakan-kebijakan ini merupakan ancaman besar terhadap keamanan dan stabilitas di kawasan, serta terhadap sistem hukum internasional dan seluruh legitimasi internasional. (QNA)

Baca Sumber Asli