Palestina

9 lagi warga Gaza tewas akibat tembakan Israel dalam 24 jam terakhir, jumlah korban tewas mencapai 73.400

Tanggal asli: 25 Agustus 2026 18:10 Sumber: Anadolu Agency - Middle East
9 lagi warga Gaza tewas akibat tembakan Israel dalam 24 jam terakhir, jumlah korban tewas mencapai 73.400

Sembilan warga Palestina lainnya tewas akibat tembakan tentara Israel di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah korban tewas sejak Oktober 2023 menjadi 73.431 orang, kata Kementerian Kesehatan pada Selasa.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan jumlah korban termasuk enam orang yang dibunuh oleh pasukan Israel, dua orang meninggal karena luka-luka mereka dan satu orang ditemukan dari reruntuhan.

Kementerian mengatakan 36 orang juga terluka oleh pasukan Israel dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah korban luka menjadi 174.437 orang.

Sumber medis sebelumnya mengatakan kepada Anadolu bahwa dua warga Palestina meninggal karena luka akibat tembakan tentara Israel di Jalur Gaza.

Sumber tersebut mengatakan bahwa seorang warga Palestina tewas akibat luka-luka yang dideritanya akibat penembakan Israel di sebelah barat Khan Younis di Gaza selatan pada hari Senin.

Seorang warga Palestina lainnya meninggal karena luka serius yang dideritanya dalam serangan Israel di lingkungan Al-Amal di Khan Younis beberapa hari sebelumnya, kata sumber yang sama.

Sementara itu, sumber-sumber lokal mengatakan kepada Anadolu bahwa kendaraan militer Israel melepaskan tembakan keras ke arah rumah-rumah dan tenda-tenda yang menampung warga sipil yang mengungsi di daerah selatan Khan Younis.

Artileri Israel juga menembakkan peluru ke arah kamp pengungsi Bureij dan daerah sekitar jembatan Wadi Gaza di Gaza tengah.

Di Gaza utara, kendaraan Israel melepaskan tembakan keras ke rumah-rumah warga Palestina di Beit Lahia di tengah penembakan artileri yang gencar, kata saksi mata.

Serangan-serangan itu terjadi meskipun Presiden AS Donald Trump menyerukan agar Israel menghentikan serangan terhadap Gaza.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada 17 Agustus, Trump mengatakan "Israel tidak boleh melakukan serangan di Gaza. Hamas setuju untuk meletakkan senjata mereka" berdasarkan rencananya untuk mengakhiri perang di wilayah tersebut.

Meskipun ada gencatan senjata pada 10 Oktober 2025, pelanggaran yang dilakukan Israel telah menewaskan 1.296 warga Palestina dan melukai 4.296 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

​​​​​​​Selain korban jiwa, Israel telah menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil Gaza, sementara PBB memperkirakan biaya rekonstruksi sekitar $70 miliar.

Baca Sumber Asli