Dunia

Patung manusia berusia 11.000 tahun yang menunggangi macan tutul ditemukan di Türkiye

Tanggal asli: 25 Agustus 2026 19:12 Sumber: TRT World
Patung manusia berusia 11.000 tahun yang menunggangi macan tutul ditemukan di Türkiye

Para arkeolog telah menemukan patung batu berusia 11.000 tahun yang menggambarkan sosok manusia duduk di punggung macan tutul di Karahantepe, salah satu dari sekelompok situs prasejarah di tenggara Türkiye yang membentuk kembali pemahaman tentang pemukiman manusia purba.

Patung berukuran 70 sentimeter itu ditemukan selama penggalian tahun ini di Karahantepe, dekat kota Sanliurfa, kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mehmet Nuri Ersoy pada Selasa.

Dalam sebuah postingan di perusahaan media sosial Turki NSosyal, Ersoy menggambarkan karya tersebut sebagai “patung komposit” dengan gaya yang sebelumnya tidak ditemukan di situs tersebut. Benda itu ditemukan di sebuah bangku di sepanjang dinding bangunan berdiameter sekitar 3 meter, yang lantainya dilapisi batu datar, katanya.

Penemuan ini merupakan bagian dari penggalian berkelanjutan yang dilakukan Türkiye di bawah proyek “Warisan Masa Depan”, yang bertujuan untuk memperluas penelitian dan pelestarian arkeologi di berbagai situs di seluruh negeri.

Karahantepe adalah pemukiman prasejarah terpisah sekitar 30 kilometer dari Gobeklitepe dan salah satu dari selusin situs di wilayah tersebut yang secara kolektif dikenal sebagai Tas Tepeler, atau “Bukit Batu”, proyek arkeologi.

Situs-situs tersebut berasal dari periode Neolitikum, lebih dari 10.000 tahun yang lalu, ketika masyarakat di wilayah tersebut sedang mengalami transisi dari gaya hidup pemburu-pengumpul yang berpindah-pindah ke bentuk kehidupan yang lebih menetap. Struktur batu, pahatan, dan peninggalan lainnya yang monumental telah memberikan bukti praktik sosial dan ritual yang kompleks jauh sebelum munculnya kota dan catatan tertulis.

Gobeklitepe, ditemukan pada tahun 1960an dan digali secara ekstensif sejak tahun 1990an, adalah situs yang paling terkenal. Pilar-pilar batu besar berbentuk T dan ukiran binatang telah menantang asumsi sebelumnya tentang perkembangan pemukiman permanen dan masyarakat terorganisir.

Karahantepe telah muncul sebagai situs penting lainnya di wilayah ini sejak penggalian dimulai di sana pada tahun 2019. Para arkeolog telah menemukan struktur monumental, representasi manusia dan hewan, serta sisa-sisa lainnya yang berasal dari periode yang kira-kira sama dengan yang ada di Gobeklitepe.

Ersoy mengatakan penemuan ini “membuka pintu bagi pertanyaan baru tentang periode awal sejarah manusia” dan akan berdampak luas pada komunitas ilmiah.

Baca Sumber Asli