Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi kembar yang melanda Venezuela pada akhir Juni telah meningkat menjadi 6.509 orang, menurut Presiden Majelis Nasional Jorge Rodriguez.
Rodriguez membagikan angka-angka terbaru pada hari Senin melalui X ketika pihak berwenang melanjutkan upaya rekonstruksi menyusul aktivitas seismik yang menghancurkan.
Dia mengatakan tim darurat menyelamatkan 6.462 orang setelah gempa bumi terjadi.
Sebanyak 226.696 orang menerima perawatan di rumah sakit di seluruh negara Amerika Selatan, menurut angka terbaru.
Pihak berwenang telah mengevaluasi 60.785 rumah. Dari jumlah tersebut, 35.545 masih layak huni, sementara 14.239 tergolong terbatas dan 11.001 tergolong berisiko tinggi.
Pemerintah telah memberikan 335 rumah baru kepada keluarga yang mengungsi akibat bencana tersebut, kata Rodriguez.
Operasi pembersihan juga terus berlanjut, dengan kru mengumpulkan lebih dari 600 juta ton puing, setara dengan 28,61 persen dari perkiraan total puing, tambahnya.
Gempa bumi berkekuatan 7,2 dan 7,5 skala Richter melanda Venezuela pada tanggal 24 Juni, menyebabkan kerusakan luas dan mendorong tindakan darurat nasional.