Olahraga

Perdana Menteri Siprus Turki mengecam upaya memblokir kamp sepak bola pemuda Barcelona

Tanggal asli: 25 Agustus 2026 15:38 Sumber: TRT World
Perdana Menteri Siprus Turki mengecam upaya memblokir kamp sepak bola pemuda Barcelona

Perdana Menteri Republik Turki Siprus Utara (TRNC) Unal Ustel pada Senin mengutuk upaya partai sayap kanan Siprus Yunani untuk memblokir kamp pelatihan sepak bola remaja yang direncanakan oleh klub Spanyol Barcelona di negara tersebut.

Barcelona mengumumkan di situs resminya bahwa pemusatan latihan pemain muda rencananya akan digelar di TRNC pada 11 September.

Front Populer Nasional (ELAM) yang berhaluan sayap kanan meminta Kementerian Luar Negeri Siprus Yunani untuk menekan Spanyol agar mencegah terjadinya kamp tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Ustel mengecam keras upaya ELAM yang menyasar kubu Barcelona dan Zamna Music Festival yang rencananya juga akan digelar di TRNC.

Dia mengatakan inisiatif tersebut mengungkapkan “niat sebenarnya” dari kalangan tertentu di pemerintahan Siprus Yunani yang merasa terganggu oleh warga Siprus Turki yang menjalin kontak dengan dunia, berpartisipasi dalam acara internasional dan mempromosikan budaya dan seni mereka secara global.

“Tidak ada lagi masyarakat di hadapan mereka yang mereka harapkan akan tetap terisolasi,” kata Ustel. “Ada masyarakat Siprus Turki yang merangkul negara mereka, menatap masa depan dengan percaya diri dan memiliki tekad untuk memperkuat hubungan mereka dengan dunia.”

Ustel mengatakan upaya penghalangan tersebut mencerminkan apa yang dia gambarkan sebagai sikap politik Siprus Yunani yang tidak berubah terhadap rakyat Siprus Turki.

“Kami tidak tunduk pada mentalitas ini kemarin, dan kami tidak akan tunduk pada hari ini,” ujarnya.

"Pemuda Siprus Turki akan bertemu generasi muda dari seluruh dunia, ikut serta dalam olahraga, dan berbagi seni dan budaya mereka. Negara kami akan terus membuka jalan bagi tekad rakyat kami ke arah ini."

Ustel mengenang bahwa Festival Nexus, yang seharusnya diadakan di TRNC, dibatalkan menyusul tekanan dari pihak Siprus Yunani.

Organisasi musik Serbia EXIT, yang sebelumnya mengumumkan partisipasinya dalam festival September di dekat Kastil Kyrenia, terpaksa mundur, menurut pejabat Siprus Turki.

Penarikan tersebut dilaporkan dipengaruhi oleh inisiatif diplomatik yang dilakukan oleh pemerintahan Siprus Yunani dengan pemerintah Serbia menyusul tekanan dari ELAM.

Partai sayap kanan juga menyerukan tekanan diplomatik terhadap negara-negara artis yang diperkirakan akan berpartisipasi dalam Festival Musik Zamna dalam upaya untuk mencegah kehadiran internasional.

Baca Sumber Asli