Dunia

Indonesia, Malaysia, Singapura berkomitmen untuk menjaga Selat Malaka dan Singapura tetap 'terbuka' dan 'bebas'

Tanggal asli: 25 Agustus 2026 13:34 Sumber: TRT World
Indonesia, Malaysia, Singapura berkomitmen untuk menjaga Selat Malaka dan Singapura tetap 'terbuka' dan 'bebas'

Indonesia, Malaysia dan Singapura menegaskan kembali komitmen mereka untuk menjaga Selat Malaka dan Singapura (SOMS) sebagai jalur pelayaran internasional yang bebas, terbuka dan aman, demikian pernyataan resmi.

Pada Forum Kerja Sama ke-17 yang diadakan pada hari Selasa di Singapura, ketiga negara tersebut menegaskan status SOMS sebagai Selat yang Digunakan untuk Navigasi Internasional di mana hak lintas transit berlaku, sebagaimana tercantum dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut tahun 1982 dan tercermin dalam hukum kebiasaan internasional.

Negara-negara pesisir juga menegaskan kembali peran penting yang dimainkan oleh negara-negara pengguna, organisasi internasional, industri maritim dan pemangku kepentingan lainnya dalam berbagi tanggung jawab dan berkontribusi terhadap keselamatan navigasi dan perlindungan lingkungan dalam SOMS.

“Ketiga negara pesisir tersebut menegaskan kembali pengakuan mereka bahwa menjaga saluran air tetap aman, terlindungi, dan terbuka adalah demi kepentingan terbaik semua orang,” kata Menteri Transportasi Singapura Jeffrey Siow.

Dalam sambutan pembukaannya di forum tersebut, Siow mengatakan Selat Malaka dan Selat Singapura adalah contoh cemerlang tentang apa yang dapat dicapai negara-negara melalui kolaborasi erat, demikian pernyataan dari kementeriannya.

“Selama lebih dari setengah abad, Indonesia, Malaysia, dan Singapura bekerja sama erat untuk meningkatkan keselamatan navigasi di perairan kita, termasuk di wilayah yang batas lautnya belum terselesaikan,” ujarnya.

“Bahkan ketika ada perbedaan pandangan, kami tidak membiarkan hal ini melumpuhkan kerja sama,” katanya, seraya menambahkan bahwa “bukan hanya negara-negara pesisir yang diuntungkan. Hampir seperempat perdagangan lintas laut dunia yang melewati Selat Malaka dan Singapura dilakukan melalui jalur ini.”

Baca Sumber Asli