RAMALLAH, 24 Agustus 2026 (WAFA) — Rami Hamdallah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat (CEC), hari ini, Senin, bertemu dengan sekelompok perwakilan organisasi masyarakat sipil (CSO) di kantor pusat CEC di Al-Bireh untuk membahas persiapan yang sedang berlangsung untuk melaksanakan pemilihan legislatif, menekankan perlunya untuk melanjutkan pelaksanaannya sesuai jadwal pada 28 November 2026.
Tantangan politik dan lapangan terkait proses pemilu juga dibahas, serta peran OMS dalam mendukung proses pemilu, meningkatkan partisipasi, dan menjalankan peran mereka sebagai pemantau.
Hamdallah menegaskan, penyelenggaraan pemilu legislatif sesuai jadwal merupakan prioritas KPK. Ia menegaskan persiapan terus dilakukan sesuai dengan timeline yang telah diumumkan untuk menyelesaikan berbagai tahapan proses pemilu, serta persiapan dan pengaturan yang diperlukan dalam penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, Hamdallah menyatakan bahwa CEC telah berhasil menyelesaikan tahap pendaftaran pemilih di Tepi Barat, dengan tingkat pendaftaran melebihi 87%, yang mencerminkan minat warga untuk berpartisipasi dalam proses pemilu dan keinginan mereka untuk menggunakan hak pilihnya.
Lebih lanjut, Hamdallah menambahkan bahwa CEC telah membuka kembali kantornya di Jalur Gaza dan menyelesaikan perekrutan staf teknis yang diperlukan, sambil mempersiapkan peluncuran tahap pencalonan pada tanggal 26 September, secara bersamaan di Tepi Barat dan Jalur Gaza, yang mewujudkan kesatuan proses pemilu dan proses pemilu di tanah air.
Mengenai pemantauan pemilu, Hamdallah mencatat bahwa CEC telah menyampaikan undangan ke berbagai misi diplomatik di Palestina dan organisasi internasional yang berminat untuk berpartisipasi dalam pemantauan pemilu, menekankan bahwa CEC mengharapkan partisipasi internasional yang luas.
Selain itu, Hamdallah menegaskan bahwa OMS merupakan mitra utama dalam proses pemilu karena peran yang mereka mainkan dalam kesadaran pemilu dan pendidikan pemilih, memperluas partisipasi, dan mengamati berbagai tahapan proses pemilu, sambil mencatat komentar dan tantangan serta menyampaikan rekomendasi dengan cara yang meningkatkan integritas, transparansi, dan akuntabilitas berbasis masyarakat.
Terakhir, Hamdallah menegaskan kembali keinginan CEC untuk memungkinkan OMS menjalankan peran mereka secara efisien dan independen, sesuai dengan hukum, peraturan, dan prosedur yang berlaku, dengan cara yang menjamin hak mereka untuk melakukan pemantauan dan observasi serta berkontribusi dalam menjaga kebebasan publik dan hak pilih.
Di sisi lain, perwakilan OMS menegaskan dukungan mereka untuk menyelenggarakan pemilu legislatif sesuai jadwal dan kesiapan mereka untuk terus berkolaborasi dengan CEC, sehingga berkontribusi terhadap keberhasilan berbagai tahapan proses pemilu.
Selain itu, mereka menekankan pentingnya memastikan lingkungan pemilu yang bebas dan jujur, menjamin partisipasi warga negara, melindungi hak dan kebebasan mereka, dan meningkatkan peran organisasi masyarakat sipil dalam pengawasan dan kesadaran.