Pemilik kebun binatang Samui Exotic Park di pulau Koh Samui Thailand mengajukan pengaduan ke Biro Investigasi Pusat Thailand pada hari Senin, menuduh bahwa pengunjung Israel mengancam akan menyakiti keluarganya dan membakar rumah dan bisnisnya, lapor Thai Enquirer.
Thai Enquirer mengatakan pada X bahwa keluhan tersebut menyusul meningkatnya perselisihan mengenai keputusan kebun binatang yang melarang pengunjung Israel dan mengibarkan bendera Palestina.
Perselisihan ini dimulai pada 12 Agustus, ketika sebuah keluarga Israel mengatakan mereka ditolak masuk karena kewarganegaraan mereka dan menuduh bahwa suami pemilik yang berkewarganegaraan Prancis menyerang ayahnya.
Pemilik kebun binatang membantah pernyataan tersebut, dengan mengatakan bahwa pembatasan tersebut menyusul insiden berulang yang melibatkan pengunjung Israel yang diduga menolak membayar biaya masuk, menganiaya hewan, dan melanggar peraturan taman. Mereka mengatakan seekor burung tertabrak dan terbunuh dalam satu insiden tersebut.
Ketegangan meningkat setelah taman tersebut memasang bendera Palestina, sebuah tanda yang melarang warga Israel dan bendera Israel di samping sasaran tembak kertas.
Seorang pria Israel kemudian didenda $154 dan dijatuhi hukuman percobaan dua tahun karena melakukan ancaman.
Polisi juga menyelidiki tuduhan bahwa seorang influencer pria Israel yang tinggal di Prancis telah menawarkan hadiah $15.400 secara online.