Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan pada hari Senin bahwa negaranya bermaksud untuk memulai proses pengajuan keanggotaan UE dalam waktu dekat.
Berbicara pada presentasi program pemerintah 2026-2031 di parlemen Armenia di ibu kota, Yerevan, Pashinyan mengatakan Armenia perlu mengajukan permohonan keanggotaan resmi sebelum menyiapkan peta jalan untuk kemungkinan referendum aksesi ke UE.
“Pertama-tama, Armenia harus mengajukan permintaan resmi untuk menjadi anggota UE,” kata Pashinyan.
Dia menambahkan bahwa proses tersebut akan memerlukan kerja keras dan Yerevan akan memulainya “dalam waktu dekat,” sambil juga mempertimbangkan kekhawatiran yang diajukan oleh mitra Armenia di Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).
Parlemen Armenia menyetujui undang-undang pada bulan Maret 2025 untuk meluncurkan proses bergabung dengan UE. Pashinyan sebelumnya mengatakan bahwa referendum keanggotaan UE akan bermakna ketika diskusi publik mengenai masalah ini mencapai tahap yang menentukan dan peta jalan dapat disiapkan.
Negara-negara anggota EAEU telah memperingatkan Armenia bahwa potensi integrasi dengan UE dapat mempengaruhi keanggotaannya di blok tersebut.