Timur Tengah

Mesir, AS Membahas Perkembangan di Sudan, Libya dan Tanduk Afrika

Tanggal asli: 24 Agustus 2026 16:50 Sumber: Qatar News Agency - General
Mesir, AS Membahas Perkembangan di Sudan, Libya dan Tanduk Afrika

Kairo, 24 Agustus (QNA) - Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan Penasihat Senior Presiden AS untuk Urusan Arab dan Afrika Massad Boulos membahas perkembangan di Sudan, Libya dan Tanduk Afrika melalui panggilan telepon. Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Mesir pada hari Senin, kedua pejabat tersebut menggarisbawahi pentingnya koordinasi berkelanjutan mengenai perkembangan di Sudan, Libya dan Tanduk Afrika, serta dukungan terhadap solusi politik dan diplomatik terhadap krisis tersebut, dengan cara yang berkontribusi pada penguatan keamanan dan stabilitas di seluruh Afrika. Abdelatty menegaskan kembali dukungan teguh Mesir terhadap persatuan, kedaulatan dan integritas wilayah Sudan, serta menjaga institusi nasionalnya. Ia menolak pembentukan entitas paralel, menekankan perlunya menjamin pengiriman bantuan kemanusiaan, dan menyerukan proses politik inklusif yang dipimpin Sudan. Terkait Tanduk Afrika, Abdelatty menekankan perlunya menghormati kedaulatan, kesatuan, dan keutuhan wilayah negara-negara di kawasan serta menghindari tindakan sepihak yang dapat mengancam perdamaian dan keamanan kawasan, termasuk upaya mengamankan akses maritim dengan kekerasan yang melanggar hukum internasional. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya memberikan dana dan dukungan yang diperlukan kepada Misi Dukungan dan Stabilisasi Uni Afrika di Somalia (AUSSOM) agar mereka dapat melaksanakan mandatnya, menjaga keamanan dan stabilitas yang dicapai di Somalia dalam beberapa tahun terakhir, menjaga kepentingan negara-negara di kawasan dan mencegah munculnya kembali ancaman keamanan. Mengenai Libya, Abdelatty menegaskan kembali dukungan tegas Mesir terhadap persatuan, kedaulatan dan integritas wilayah Libya, serta pelestarian institusi nasionalnya.

Dia menekankan perlunya kemajuan menuju penyelesaian politik yang komprehensif melalui proses yang dipimpin Libya yang akan membuka jalan bagi pemilihan presiden dan parlemen serentak sesegera mungkin, mengakhiri perpecahan politik di negara tersebut dan memenuhi aspirasi rakyat Libya untuk keamanan dan stabilitas. Sementara itu, Boulos memuji upaya Mesir untuk meredakan ketegangan regional dan menyatukan institusi-institusi Libya. (QNA)

Baca Sumber Asli