Dua warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka pada Senin pagi dalam serangan pesawat tak berawak Israel yang menargetkan tenda pengungsian di Deir al-Balah, Gaza tengah, yang merupakan pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata 10 Oktober 2025, kata sumber medis.
Sumber di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa mengatakan kepada Anadolu bahwa tenda tersebut, yang terletak di dekat rumah sakit, melindungi warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal ketika terjadi serangan.
Para korban diidentifikasi sebagai Mohammed Nasser Abu Assad dan Ibrahim Nasser Abu Assad.
Pesawat-pesawat tempur Israel juga melancarkan dua serangan di dekat rumah sakit, sementara tembakan artileri menargetkan daerah di selatan kamp pengungsi Maghazi di Gaza tengah.
Beberapa jam sebelumnya pada hari Minggu, serangan Israel di Gaza tengah dan selatan menewaskan dua warga Palestina, termasuk seorang anak, dan melukai 14 lainnya.
Sumber medis di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa mengatakan kepada Anadolu bahwa dua korban jiwa dan tujuh orang luka-luka akibat serangan Israel di kota Az-Zawayda di Gaza tengah tak lama setelah tentara mengeluarkan peringatan evakuasi.
Pasukan Israel setiap hari melakukan pelanggaran gencatan senjata yang diberlakukan sejak 10 Oktober yang telah menewaskan 1.286 orang dan melukai 4.257 orang, menurut data Kementerian Kesehatan Palestina.
Israel melancarkan perang di Gaza pada Oktober 2023, menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina, melukai lebih dari 174.000 orang, dan menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil di wilayah kantong tersebut.