Timur Tengah

Sumber diplomatik: Pertemuan Suriah-Israel diadakan di bawah mediasi AS untuk meredakan ketegangan

Tanggal asli: 24 Agustus 2026 05:12 Sumber: Syrian Arab News Agency - SANA
Sumber diplomatik: Pertemuan Suriah-Israel diadakan di bawah mediasi AS untuk meredakan ketegangan

Damaskus, 23 Agustus (SANA) Delegasi tingkat tinggi Suriah yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Asaad Hassan al-Shaibani dan termasuk kepala Badan Intelijen Umum dan Intelijen Militer mengadakan pertemuan pada hari Minggu dengan delegasi tingkat tinggi Israel di bawah mediasi AS dan diselenggarakan oleh Yordania, kata sumber diplomatik di Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat kepada SANA.

Pertemuan tersebut menyusul serangan Israel baru-baru ini di wilayah Suriah dan meningkatnya ketegangan di Suriah selatan, serta diadakan sebagai bagian dari upaya untuk meredakan ketegangan dan mendukung stabilitas di Suriah dan wilayah tersebut, kata sumber tersebut.

Diskusi terfokus pada pembentukan mekanisme praktis untuk menghentikan serangan Israel, penangkapan dan operasi penargetan, serta menghidupkan kembali negosiasi dengan tujuan mencapai kesepakatan keamanan yang dapat menjadi dasar bagi kesepakatan masa depan yang lebih komprehensif.

Pihak Suriah menekankan dalam pertemuan tersebut bahwa Suriah adalah negara berdaulat dengan hak penuh untuk membangun kembali dan mengembangkan tentara nasionalnya dan menentukan aliansi dan kemitraan sejalan dengan kepentingan nasionalnya, menolak pengaturan atau mekanisme apa pun yang akan membatasi hak kedaulatan tersebut.

Suriah juga menegaskan kembali posisinya bahwa Golan yang diduduki adalah wilayah Suriah, dan menekankan bahwa pembahasan status akhir dan jalan menuju penyelesaiannya masih terlalu dini pada tahap ini. Prioritas terdekatnya, katanya, adalah penarikan pasukan Israel ke garis pertahanan yang diadakan sebelum 8 Desember 2024, dan pengaktifan kembali serta implementasi penuh Perjanjian Pelepasan 1974.

Diskusi tersebut juga membahas pentingnya mendukung stabilitas Suriah dan menjaga keamanan regional, termasuk upaya menjembatani perbedaan antara Türkiye dan Israel dan memastikan bahwa ketegangan antara kedua negara tidak meluas ke wilayah Suriah.

Menurut sumber tersebut, pertemuan tersebut berfokus pada langkah-langkah praktis untuk meredakan ketegangan sambil menjajaki cara untuk kembali ke perundingan, dimana Suriah menekankan bahwa setiap pengaturan keamanan harus menghormati kedaulatan, integritas teritorial, dan hak kedaulatannya.

MHD

Baca Sumber Asli