Palestina

Anak Palestina tewas akibat tembakan IOF di kamp Askar

Tanggal asli: 24 Agustus 2026 02:35 Sumber: Palestine Information Center - English
Anak Palestina tewas akibat tembakan IOF di kamp Askar

Anak Palestina, Islam Al-Ajouri, 14, tewas pada hari Minggu setelah menderita luka tembak kritis di dada selama serangan pasukan pendudukan Israel (IOF) di kamp pengungsi Old Askar, sebelah timur Nablus di Tepi Barat utara.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan krunya merawat anak tersebut karena luka tembak di dada dan melakukan resusitasi jantung paru dalam upaya menyelamatkan nyawanya sebelum dia dinyatakan meninggal karena luka-lukanya.

IOF menyerbu bagian timur Nablus melalui pos pemeriksaan militer Awarta dan maju menuju daerah antara kamp pengungsi Askar Lama dan Baru, menurut sumber keamanan.

IOF kemudian masuk ke kamp Askar Lama di tengah pengerahan besar-besaran tentara dan kendaraan militer, sementara operasi militer berlanjut di wilayah tersebut.

Laporan awal menunjukkan bahwa seorang anak telah ditembak di punggung sebelum Bulan Sabit Merah mengkonfirmasi bahwa korban berusia 14 tahun dan terkena pukulan di bagian dada.

Penggerebekan terhadap kamp Askar terjadi di tengah berlanjutnya operasi militer Israel di Nablus timur dan kamp pengungsinya, khususnya kamp Askar Lama dan Baru.

Secara terpisah, Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Palestina melaporkan bahwa 87 warga Palestina tewas dalam serangan pemukim Israel antara awal tahun 2019 hingga 21 Agustus 2026, termasuk 25 orang sejak awal tahun ini.

Komisi tersebut mengatakan 61 warga Palestina telah terbunuh sejak 7 Oktober 2023, mewakili lebih dari 70% dari seluruh kasus yang tercatat selama periode lebih dari tujuh tahun.

Angka tahunan menunjukkan peningkatan tajam jumlah warga Palestina yang tewas dalam serangan pemukim. Dua warga Palestina terbunuh pada tahun 2019, satu orang pada tahun 2020, lima orang pada tahun 2021, dan enam orang pada tahun 2022, sebelum jumlahnya melonjak menjadi 23 orang pada tahun 2023.

Sebelas warga Palestina terbunuh pada tahun 2024 dan 14 orang pada tahun 2025. Dalam waktu kurang dari delapan bulan pada tahun 2026, 25 warga Palestina telah terbunuh, menjadikan tahun ini sebagai tahun paling mematikan dalam data komisi tersebut dan menunjukkan peningkatan hampir 79% dibandingkan dengan total kematian pada tahun 2025.

Baca Sumber Asli