Palestina

Austria menyerukan Israel untuk segera menghentikan rencana pemukiman

Tanggal asli: 23 Agustus 2026 21:48 Sumber: Syrian Arab News Agency - SANA
Austria menyerukan Israel untuk segera menghentikan rencana pemukiman

Wina, 23 Agustus (SANA) Austria meminta Israel untuk segera menghentikan rencana pemukiman baru di Tepi Barat, khususnya proyek E1, dengan mengatakan perluasan pemukiman melanggar hukum internasional dan merusak prospek solusi dua negara.

Kanselir Christian Stocker dan Menteri Luar Negeri Beate Meinl-Reisinger mengatakan di X bahwa Austria dengan tegas menolak perluasan pemukiman, dan menggambarkannya sebagai tindakan ilegal menurut hukum internasional.

Posisi Austria jelas: Israel harus segera menarik rencana permukiman E1 dan menghentikan perluasan permukiman di Tepi Barat.

Pemukiman tersebut merupakan tindakan ilegal menurut hukum internasional dan melemahkan solusi dua negara. Austria berdiri teguh di belakang pernyataan bersama di E1…— Christian Stocker (@_CStocker) 21 Agustus 2026

Meinl-Reisinger memperingatkan bahwa rencana Israel merusak proses perdamaian, dan menekankan bahwa proyek yang diusulkan tidak boleh dilanjutkan atau menciptakan fakta yang dapat menghalangi solusi dua negara.

Posisi Austria ini menyusul partisipasi Wina dalam pernyataan bersama beberapa negara Barat yang mengecam keputusan Israel yang mengeluarkan tender untuk unit pemukiman baru di bawah proyek E1.

Pada tanggal 20 Agustus, Perancis, Italia, Inggris dan Jerman meminta otoritas pendudukan Israel untuk menghentikan perluasan pemukiman di Tepi Barat dan segera menarik tender E1.

kA/MF

Baca Sumber Asli