NABLUS, 23 Agustus 2026 (WAFA) — Penjajah Israel terus mengepung tiga rumah warga Palestina di kota Qusra, selatan Nablus, selama 15 hari berturut-turut pada hari Minggu, di tengah perlindungan dari pasukan Israel.
Koresponden WAFA melaporkan bahwa penjajah terus mengepung tiga rumah di daerah Ras al-Ain di Qusra, sementara pasukan Israel melarang penduduk memasuki atau meninggalkan daerah tersebut.
Ketiga keluarga tersebut menghadapi kekurangan air, karena penjajah telah mencegah pasokan air ke rumah-rumah dan memblokir jalan menuju ke rumah mereka.
Pasukan Israel juga telah mengubah salah satu rumah menjadi pos militer dan merusak perabotan serta barang-barangnya setelah melemparkannya keluar jendela.
Pengepungan ini terjadi setelah berminggu-minggu meningkatnya tekanan terhadap keluarga-keluarga tersebut. Para penjajah sebelumnya mendirikan tenda di dekat salah satu rumah, memblokir akses ke sana, dan mencegah makanan serta persediaan penting lainnya menjangkau penduduk. Mereka juga memutus aliran listrik ke rumah-rumah dan menyerang pekerja kota yang berusaha memulihkan layanan.
Keluarga-keluarga tersebut telah tinggal di rumah tersebut sepanjang waktu secara bergiliran untuk melindungi mereka, setelah penjajah berulang kali mencoba masuk dan menyita properti tersebut selama beberapa bulan. Pasukan Israel kemudian menutup jalan menuju kawasan Ras al-Ain dan menyatakannya sebagai zona militer tertutup.