Damaskus, 22 Agustus (SANA) Suriah mengutuk keras serangan drone pendudukan Israel terhadap kendaraan sipil di pedesaan barat Damaskus, dan menggambarkannya sebagai pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Suriah dan hukum internasional.
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat mengatakan pada hari Sabtu bahwa drone pendudukan Israel menargetkan kendaraan sipil di jalan antara Peternakan Beit Jinn dan desa Beit Jinn, melukai sejumlah warga sipil.
Kementerian tersebut mengatakan serangan itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Suriah serta pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional.
Suriah menganggap pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas dampak serangan berulang kali, dan memperingatkan bahwa kelanjutan serangan tersebut akan meningkatkan ketegangan regional, merusak stabilitas dan mengancam keselamatan sipil.
Kementerian tersebut meminta komunitas internasional dan Dewan Keamanan PBB untuk memikul tanggung jawab hukum dan politik mereka, menghentikan serangan dan mengakhiri pelanggaran berulang-ulang Israel terhadap kedaulatan Suriah.
Sebelumnya pada hari Sabtu, seorang warga sipil terluka ketika pesawat tak berawak Israel menargetkan sebuah kendaraan di Beit Jinn dan dibawa ke rumah sakit.
Selasa lalu, pasukan pendudukan Israel menargetkan daerah Cekungan Yarmouk di pedesaan barat Daraa dengan peluru artileri, tanpa ada korban jiwa yang dilaporkan.
F.J./M.F.