Pengepungan ketat yang dilakukan pasukan pendudukan Israel (IOF) terhadap tiga rumah di daerah Jabel Ras al‑Ain di Qusra, selatan Nablus, memasuki hari ke-14 berturut-turut pada hari Sabtu.
Pengepungan ini bertujuan untuk mengisolasi keluarga, membatasi pergerakan mereka, dan memblokir akses mereka terhadap bantuan dan dukungan sebagai bagian dari upaya untuk menegakkan realitas pemukiman baru di wilayah tersebut.
Menurut penduduk setempat, pasukan Israel menerapkan lockdown ketat di wilayah tersebut, mencegah pergerakan dan menghalangi konvoi bantuan dan kelompok solidaritas untuk menjangkau keluarga-keluarga yang terkepung.
Pasukan Israel juga mengizinkan pemukim ekstremis untuk bergerak bebas di dekat rumah-rumah yang terkepung dan di sekitar wilayah tersebut sambil tetap menggunakan salah satu rumah sebagai pos militer.
Tindakan Israel ini bertepatan dengan upaya berkelanjutan untuk memperkuat pos terdepan pemukim yang didirikan di daerah Ras al‑Ain awal tahun ini. Pada tanggal 9 Agustus, para pemukim memperbarui tenda-tenda di pos terdepan sekaligus menutup jalur dan memutus pasokan listrik dan air ke daerah tersebut.