MLS mendenda Lionel Messi dan Ian Fray dari Inter Miami atas insiden terpisah dalam pertandingan melawan Philadelphia Union.
Komite Disiplin Major League Soccer (MLS) telah mendenda penyerang superstar Inter Miami Lionel Messi dengan jumlah yang tidak diungkapkan karena melanggar kebijakan liga mengenai tangan ke wajah, kepala, atau leher lawan, demikian diumumkan liga.
Insiden itu terjadi pada menit ke-101 saat Inter Miami bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Philadelphia Union pada hari Rabu di Chester.
MLS juga mendenda bek Inter Miami Ian Fray atas pelanggaran yang sama. Kemarahan berkobar di masa tambahan waktu babak kedua ketika Yannick Bright dari Miami dan Cavan Sullivan dari Philadelphia mendapat kartu merah.
Sullivan mendapat kabar baik pada hari Jumat, ketika skorsing satu pertandingan dan denda yang menyertainya karena kartu merah dicabut. Panel Peninjau Independen, yang terdiri dari satu perwakilan dari US Soccer, satu perwakilan dari Canada Soccer dan satu perwakilan independen yang dicalonkan oleh Organisasi Wasit Profesional, dengan suara bulat memberikan suara mendukung Sullivan atas insiden pada menit ke-102.
Sullivan sekarang berhak bermain untuk Union pada pertandingan berikutnya, pada hari Sabtu di Austin FC. Setiap klub MLS berhak atas dua kali banding yang gagal per musim, termasuk babak playoff liga. Philadelphia, yang berhasil mengajukan banding atas kartu merah Sullivan, masih memiliki dua banding yang gagal untuk tahun 2026.
MLS juga mendenda bek Toronto FC Walker Zimmerman dengan jumlah yang tidak diungkapkan karena gagal meninggalkan lapangan tepat waktu setelah mendapat kartu merah pada menit ke-56 saat bermain imbang 3-3 dengan Charlotte FC pada hari Rabu.
Bek Minnesota United FC Anthony Markanich didenda karena melanggar kebijakan liga tentang simulasi/perhiasan pada menit ke-71 saat kalah 2-1 dari Atlanta United pada hari Rabu.