Kuwait dan Pakistan menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan dan militer bersama pada hari Kamis saat kunjungan menteri pertahanan Kuwait ke Islamabad.
Menteri Pertahanan Kuwait Sheikh Abdullah Ali Abdullah Al-Salem Al-Sabah menandatangani perjanjian tersebut dengan mitranya dari Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Kuwait.
Menurut pernyataan tersebut, perjanjian tersebut menyerukan peningkatan “koordinasi operasional, pertukaran keahlian, dan meningkatkan tingkat kesiapan dan integrasi” antara angkatan bersenjata kedua negara.
Kementerian tersebut menggambarkan kesepakatan itu sebagai “tonggak penting” dalam kerja sama pertahanan bilateral, yang dikatakan akan memenuhi kepentingan bersama kedua negara dan berkontribusi terhadap keamanan regional.