Wiz.or.id, Khan Yunis — Kondisi krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina, masih berada dalam tahap yang sangat mengkhawatirkan. Pascaperang, jutaan warga terpaksa bertahan hidup di tengah serba keterbatasan dan kehancuran. Merespons kondisi mendesak tersebut, program bantuan kemanusiaan kembali disalurkan bagi para pengungsi di wilayah Al-Mawasi, Khan Yunis, Gaza Selatan, pada Ahad, 12 Juli 2026.
Program penyaluran atas inisiasi WIZ dan KITA Palestina ini berhasil menjangkau 250 Kepala Keluarga (KK) yang saat ini hidup terisolasi di kamp-kamp darurat.
Kehidupan warga Gaza pascaperang diwarnai oleh berbagai masalah, tantangan, dan kesulitan yang kian kompleks. Akses terhadap kebutuhan paling dasar—seperti makanan, air bersih, obat-obatan, hingga tempat beralur yang layak—sangat sulit didapatkan. Banyak keluarga yang terpaksa tinggal di tenda-tenda rakitan tanpa perlindungan yang memadai dari cuaca ekstrem.
Tokoh masyarakat setempat, Syekh Habibullah, yang turut mendampingi proses distribusi bantuan di Al-Mawasi, menggambarkan betapa beratnya perjuangan warga di lapangan.
“Kondisi kehidupan di sini sangat sulit. Masalah dan tantangan pascaperang begitu menumpuk, mulai dari krisis makanan, air bersih, tempat tinggal, hingga kebutuhan harian lainnya. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus meningkatkan kedermawanan dan dukungan bagi saudara-saudara di Gaza,” tutur Syekh Habibullah.
Syekh Habibullah juga menyampaikan bahwa dukungan dari masyarakat Indonesia menjadi salah satu penopang .....selengkapnya