HEBRON, 26 Agustus 2026 (WAFA) – Penjajah bersenjata Israel pada hari Rabu mengejar para penggembala Palestina di Khirbet Khashm al-Karm di Masafer Yatta, selatan Hebron, menurut seorang aktivis.
Osama Makhamreh mengatakan bahwa penjajah bersenjata mengejar para penggembala dan berusaha mencuri ternak mereka sebelum pasukan pendudukan menyerbu daerah tersebut dan menangkap seorang warga Palestina karena menghadapi para penyerang.
Sementara itu, penjajah masuk ke sebuah gudang pertanian di Shaab al-Batam di Masafer Yatta dan mencuri semua perabotan, harta benda, dan peralatan pertaniannya.
Di Wadi al-Rakhim, penjajah melakukan tur provokatif di sekitar tempat tinggal warga Palestina, menodai kuburan, dan melepaskan ternak mereka ke hutan.
Makhamreh menambahkan bahwa tentara yang membawa senjata memaksa seorang penduduk daerah Huwwara, sebelah timur Yatta, untuk merobohkan pagar yang dia dirikan di sekitar tempat tinggalnya untuk mencegah penjajah memasuki halaman rumahnya dengan membawa ternak mereka.
Kekerasan yang dilakukan penjajah terhadap warga Palestina dan harta benda mereka merupakan hal yang rutin terjadi di Tepi Barat dan jarang dituntut oleh pihak berwenang Israel.
Kekerasan yang dilakukan penjajah antara lain meliputi pembakaran properti dan masjid, pelemparan batu, pencabutan tanaman dan pohon zaitun, serta penyerangan terhadap rumah-rumah rentan.
Sekitar 1 juta penjajah Israel tinggal di koloni di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dan .....selengkapnya